PUT THE GARBAGE IN THE RIGHT PLACE

saya tidak menyalahkan bagi siapapun yang mau bilang ini sampah, karena beginilah adanya. yang terpenting saya buang sampah pada tempatnya :)

Sudah Bermanfaatkah Dudu?

Dudu sedang duduk.
Bukan, bukan di kelas kampus. Bukan, bukan juga di dalam angkot. Bukan, bukan pula di bioskop.
Rumah sakit, ya, lobi rumah sakit tepatnya.
Ia hendak menjenguk sanak saudaranya yang sedang rawat inap di sana. Dan apa yang dia lakukan di tempat duduk itu adalah menunggu. Menunggu sanak saudara yang lain untuk bergabung dalam perhelatan jenguk tersebut.
Dudu tidak sendiri. Ia memilih tempat duduk baris nomor 3, bersebelahan dengan seorang ibu.
Percakapan pun terjadi.

"Ibu hendak menjenguk siapa?", mulai Dudu
"Saya sakit, nak", jawab ibu tersebut
"Oh, sakit apa, bu?"
"Ibu juga belum tahu."
"Lalu apa yang ibu tunggu?"
"Entahlah. Mungkin kematian."
Ngek. Dudu menelan ludah saja.
"Saya akan hendak menjenguk saudara di sini. Ibu bisa panggil saya kalau butuh bantuan. Oke?" Dudu mengalihkan pembicaraan
"Ah, iya, nak. Terimakasih", Ibu tersebut tersenyum
Fiuh lega. Sepertinya ibu tadi hanya melantur.
"Ibu bekerja apa?", Dudu kembali membuka topik
"Oh, Ibu dulu pernah bekerja sebagai loper koran. Kemudian, Ibu menjadi guru di salah satu SD kecamatan. Selanjutnya, Ibu beruntung, Ibu duduk di salah satu jabatan kementrian negara.  Begitu masa jabatan Ibu selesai, Ibu mendirikan panti jompo. Sambil berbisnis, hitung-hitung untuk menyokong biaya panti jompo. Selanjutnya Ibu aktif dalam kegiatan sosial, nak."
"Lalu, sekarang?"
"Sekarang? Yah, Ibu hanya bisa berharap."
"Berharap apa, Bu?"
"Berharap orang lain menangis ketika saya telah tiada.", tandas sang ibu

Leave a Reply

lidah gatel pgn komen?
bole banget ! ^_^