Wih, kalo liat foto di atas berasa kayak liat cover majalah remaja.
Mantap pokoknya :)
Well, ini adalah kali kedua saya dateng di acara Biennale setelah terkesan dengan Biennale2010.
Biennale kali ini mengusung 40 seniman, yaitu 25 seniman Indonesia dan 15 seniman India.
Maka, jangan heran ketika pertama kali masuk ruang pameran TBY, pengunjung akan langsung disuguhi foto-foto bernuansa India.
| Showroom Serba India |
Sesi Wajib!
| Saya dan Abang |
| Tiga Saudara :) |
Photos were taken on Saturday, Dec 11. 2011
Taman Budaya Yogyakarta (TBY)
Yak, di sini narsis hukumnya WAJIB (at least buat saya).
Itung-itung menyeimbangkan otak kanan setelah 5 hari sebelumnya tenaga terkuras dan eksploitasi otak kiri.
Gatau sih ada hubungannya apa enggak, yang jelas semester ini weekend menjadi sangat berharga *curhatdikit*
:p
Well, ini baru di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) loh.
Belum di Jogja National Museum.
Sepertinya satu tempat yang belum saya kunjungi ini pun juga menarik.
Dan tentunya masih ada waktu, karena Biennale open sampai 8 Januari 2012.
Jadi, tunggu apalagi!
See youuu :)
See youuu :)
entah kenapa ya, sekarang tiap jumat malam bawaannya jadi stres.
mungkin karena pengen banget bebas di weekend jadi harus membuat semua selesai malam ini juga :p
pelajaran hari ini : komitmen
k o m i t m e n
ups, sori sebelumnya.
postingan ini lagi ngga ngomongin komitmen dalam berumah tangga ya.
ini murni tentang komitmen saya.
atau mungkin kamu.
atau dia, mungkin mereka.
mengingatkan saya pada saat pertama saya menginjakkan kaki di bumi akademi tempat saya menimba ilmu saat ini.
dimana saya berdiri pasti mengibarkan bendera komitmen.
komitmen untuk kuliah selalu menjadi nomor satu.
komitmen organisasi biasanya nomor dua.
terkadang bisa ditukar tergantung kondisi dan prioritas.
setahun berlalu,
dua tahun terlewati,
inilah dua setengah tahun saya.
pada titik inilah dipertanyakan sebuah komitmen.
sebuah kosakata yang mungkin udah lama tidak terlalu terpatri di benak saya.
k o m i t m e n
hal yang sederhana
namun adalah sesuatu.
tanpa salah satu huruf dari kata tersebut,
maka tidak akan menjadi komitmen.
dia harus utuh.
maka jadilah suatu komitmen.
k o m i t m e n
sederhana.
namun menyakitkan bagi yang dikecewakan.
saya, mungkin telah mengecewakan.
dan saya akui, masalahnya ada pada komitmen.
terimakasih sudah mengingatkan.
k o m i t m e n
sederhana.
namun menyakitkan bagi yang dikecewakan.
saya, mungkin telah dikecewakan.
beberapa orang yang awalnya sangat saya andalkan,
ternyata tak mampu bertahan.
awalnya mungkin saya adalah prioritas.
kemudian menjadi nomor dua.
kemudian menjadi nomor tiga.
kemudian menjadi yang kesekian.
kecewa itu pasti.
namun tidak menyalahkan siapapun.
hanya sebagai refleksi diri.
sebagai perenungan untuk semakin jeli.
menjadikannya sebagai tantangan,
karena tantangan yang menciptakan kualitas.
Tiba - tiba pengen ngepos.
This is the last day of November.
One more month to say good bye 2011.
Udah tua?
Entah kenapa saya masih ngerasa 17 tahun.
Whatever.
Banyak hal terjadi tiap tahun,
selalu dan selalu berbeda.
Orang - orang datang dan pergi,
peristiwa silih berganti,
and i'm getting used to this.
Tahun ini,
benar-benar pendewasaan yang luar biasa.
Whenever i'm down,
i always believe that there'll be another great day,
like it happened before.
Dadah November,
Terimakasih buat orang-orang yang sementara bayarin saya makan hari ini.
Tesla Manaf feat. Mahagotra Ganesha
Gojek bareng MC
Rieka Roeslan
Djaduk Ferianto, Trie Utami, Idang Rasjidi
Para Penonton
Datang terlambat ke acara ini memang tidak disarankan.
Lautan manusia yang penuh antusias membendung panggung berukuran sedang.
Mengingat ukuran tubuh yang mini, rasanya tidak mungkin bertahan di barisan belakang penonton.
Mau ga mau ya saya nyelip-nyelip bak iklan obat langsing.
Sebenernya ada 6 venue untuk Ngayogjazz.
Namun saya memilih bertahan di Panggung Gaog karena perjuangan untuk mencapai barisan terdepan rasanya sayang apabila dilewatkan =.=
Begitu juga artisnya :)
Event ini berlangsung dari kemarin siang sampai dengan malam - Sabtu, 12 November 2011.
Konsepnya menarik,
dimana jazz bisa dinikmati oleh seluruh khalayak tanpa HTM.
Ibarat gelar kaum jazziyah ternyata tidak hanya disandang oleh kaum berduit.
Ngayogjazz membuktikannya, dengan mengambil pasar-pasar yang tersebar di Kotagede sebagai venue.
Ini pertama kalinya saya datang ke Ngayogjazz.
Dan langsung terkesan.
Thanks Ngayogjazz :)
"So, this is Prambanan, sir. Another wonderful temple after Borobudur."
It's an honour to take a walk and vacation with two great professors from Japan, today. Accompanied with three of my friends (Kenia, Dhanes, Binda), we decided to visit the biggest Hindu temple at Indonesia. They looked so excited because this area looks so wonderful, the temple and also the big garden around the sites.
So, may be some of you wondering about what kind of my bussiness with the two foreigners.
Actually, they were the guests of International Workshop which held by Industrial Engineering Department, Universitas Gadjah Mada. This workshop is named International Product Design Development (IPDD). Furthermore about IPDD may be will be posted in the next session :)
So, i posted this first because today is November 11th, 2011
or
11-11-11
just for fun ! :D
let's call it a day.
seems i had a really nice 11-11-11.
hopefully i can meet you again next time, sir.
here or there.
thanks thanks thanks :)
Dengerin lagu emang jadi obat suntuk paling manteb.
Eh, tergantung lagunya juga sih.
Pernah lagi stres disuruh dengerin lagu Burn apa gitu, rasanya malah jadi pengen mbakar jagung =.=
Tapi emang lagu yang paling enak buat manjain kepala ini adalah lagunya Dua judulnya Kau.
Terlepas dari apa itu liriknya (karena sebenernya ga peduli sama liriknya), nada dan harmoninya bener-bener nyaman di telinga. Bisa dinikmati. Bisa di-NYANYIKAN.
Bisa dibilang lagu genre ini adalah galau.
Berhubung tanpa diduga temen-temenku suka stalker tulisanku dan tanpa tedeng aling-aling membuat persepsi sesuka hati serta membuat gosip baru palsu (ggrrrrr), maka saya tekankan bahwa lagu ini emang enak didengar. Ga ada makna apa-apa di balik lagu ini buat saya.
Silahkan dicoba yang belum pernah denger. Sekalian kalo ada yang merasa senasib dengan lagu ini atau mau bernostalgia :)
Karaokean juga jadi satu alternatif ngilangin suntuk yang mujarab.
Paling seneng ini kalo dah disuruh kumpul kelompok sispro gara-gara pasti adaaaaaaa ajaa aktivitas karaokean hahaha :D
Dan eh, ternyata suaranya temen-temenku tu bagus bagus lho walaupun belum terekspos :)
Intinya, semester 5 ini, yah walaupun tugasnya kadang-kadang bikin jerawatan, tapi stresnya dapet, senengnya juga dapet. Berasa diospek lagi.
So, semangat ! ^_^
Sekian intermezzo dari saya malam ini. Waktunya mencari Landasan Teori ! :D
Eh, tergantung lagunya juga sih.
Pernah lagi stres disuruh dengerin lagu Burn apa gitu, rasanya malah jadi pengen mbakar jagung =.=
Tapi emang lagu yang paling enak buat manjain kepala ini adalah lagunya Dua judulnya Kau.
Terlepas dari apa itu liriknya (karena sebenernya ga peduli sama liriknya), nada dan harmoninya bener-bener nyaman di telinga. Bisa dinikmati. Bisa di-NYANYIKAN.
Bisa dibilang lagu genre ini adalah galau.
Berhubung tanpa diduga temen-temenku suka stalker tulisanku dan tanpa tedeng aling-aling membuat persepsi sesuka hati serta membuat gosip baru palsu (ggrrrrr), maka saya tekankan bahwa lagu ini emang enak didengar. Ga ada makna apa-apa di balik lagu ini buat saya.
Silahkan dicoba yang belum pernah denger. Sekalian kalo ada yang merasa senasib dengan lagu ini atau mau bernostalgia :)
Karaokean juga jadi satu alternatif ngilangin suntuk yang mujarab.
Paling seneng ini kalo dah disuruh kumpul kelompok sispro gara-gara pasti adaaaaaaa ajaa aktivitas karaokean hahaha :D
Dan eh, ternyata suaranya temen-temenku tu bagus bagus lho walaupun belum terekspos :)
Intinya, semester 5 ini, yah walaupun tugasnya kadang-kadang bikin jerawatan, tapi stresnya dapet, senengnya juga dapet. Berasa diospek lagi.
So, semangat ! ^_^
Sekian intermezzo dari saya malam ini. Waktunya mencari Landasan Teori ! :D
"Bagaimana rasanya mati"
"Tidak ada yang tahu"
"Apa yang terjadi jika kita mati?"
"Mungkin Tuhan akan membangkitkan kita kembali"
"Berarti, mati itu tidak terlalu buruk?"
"Buruk bagi yang ditinggalkan"
Pernah nasehatin orang kayak gini, ternyata udah jadi dialog film juga :)
I know, Just do it fun.
Just believe.
Sometimes blue, sometimes orange.
Sometimes smile, sometimes tears.
All things seems like a wheel.
Thanks, and big thanks for my friend.
May be if you read it, you know that this is your word.
"Now, i'm trying to understand the philosophy of wheel.
Is it real that life rotate just like a wheel? Sometimes up, sometimes down?
Whereas, it's all just about the position, right?
Just believe.
Sometimes blue, sometimes orange.
Sometimes smile, sometimes tears.
All things seems like a wheel.
Thanks, and big thanks for my friend.
May be if you read it, you know that this is your word.
"Now, i'm trying to understand the philosophy of wheel.
Is it real that life rotate just like a wheel? Sometimes up, sometimes down?
Whereas, it's all just about the position, right?
Well, wheel is just like "O" which include of axis circuit trellis that able to spin on its. Then if i choose at the outer end of the tyre of the wheel, then someday i will be at the top and bottom of the wheel position. It will occur as long as the wheel keep spinning.
Pasive, follow the spin. Unable to change the destiny.
Doesn't life exist to let you make some changes?
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS 13:11)
So, it's ok for me to choose not to be at the outer end of the tyre but at the axis of the wheel of life so i won't be trapped at either, up and down side, right?
Being at the centre of wheel means i have to be able to manage my wheel of life.. Being leader for myself so the wheel won't ever stop and keep spirit though i have to walk on the rocky road.
Then, where is your position now, Dhy?
I hope you can walk to your axis of your life wheel"
Pasive, follow the spin. Unable to change the destiny.
Doesn't life exist to let you make some changes?
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS 13:11)
So, it's ok for me to choose not to be at the outer end of the tyre but at the axis of the wheel of life so i won't be trapped at either, up and down side, right?
Being at the centre of wheel means i have to be able to manage my wheel of life.. Being leader for myself so the wheel won't ever stop and keep spirit though i have to walk on the rocky road.
Then, where is your position now, Dhy?
I hope you can walk to your axis of your life wheel"
-words by Ricky-
PS : I will give you no compliment,
because i know you bored
Comment - may be we should be the rider
:)
Comment - may be we should be the rider
:)










