PUT THE GARBAGE IN THE RIGHT PLACE

saya tidak menyalahkan bagi siapapun yang mau bilang ini sampah, karena beginilah adanya. yang terpenting saya buang sampah pada tempatnya :)
Showing posts with label words. Show all posts
Showing posts with label words. Show all posts

Dare You Dare

[ Read More ]

mug

Randomly, jadi inget tentang sebuah cangkir


Sometimes people don't realize that what they really want is the coffee or the tea even the fresh water,
not the mug itself, not the cup either.

And it's a big deal to make both beautiful: the desired coffee and memorable mug.
But, no matter how the mug looks like,
sort of people enjoying the drink.
[ Read More ]

I let people come and go.
But when it's you the one who come,
I just want you to stay.


Cieciee masnyaaa mbaknyaaa suuit suuit prikitiew! \(^o^)/



now playing: Mocca - You
sketch by dhyanadhy
words by dhyanadhy


#midnight intermezzo
#go on to next homework, dhy :|
[ Read More ]




Jujur nih, saya habis kepo.
Ampuuun, ga dosa kan ya kepo?

Well, langit tak selalu biru, bahkan terkadang aku lebih menikmati hujan.
Dan seperti yang saya rasakan saat ini, dimana hari tak selalu berhias tawa tapi juga sebaliknya.
Oke, I'm not saying that I'm down. I'm ok with my own, but yah that's true that I need more inspration. And now I realize, successfull consists of 1% inspiration and 99% hard work. So, never ignore the importance of hardwork, yap.
And this time, it was really a lucky kepo that I found a good, very good blog but it hasn't longer updated. It was a very very positive mind of a person, that I used to familiar. Why familiar? It was like me. Not anymore now. Don't know why, whether because of environment or it's just me who screw my own mind.

Hal ini yang membuat saya kemudian mengacak-acak lagi isi tempat sampah ini, and I found my very earliest post in January 2010, 5cm. Tulisan ini adalah saksi perjuangan, emh, bukan perjuangan juga sih, tapi ini tulisan pertama yang aku coba, pengen banget nyoba bisa bikin tulisan berkualitas untuk blog yang ini (setelah sebelumnya saya punya beberapa blog yang isinya benar-benar sampah hahaha). Walaupun ternyata isi blog ini juga sama aja haff -_-
Tulisan ini diinspirasi dari buku Donny Dirghantoro judulnya 5cm, dan yang terpenting ini sebenernya kiriman sms dari seorang sahabat yang berjuang di ranah berbeda dengan saya.
Dan yang mengejutkan, ada yang komen postingan ini. Seneng lho ada yang komen, apalagi baru awal-awal launching blog baru hahaha.
Tapi tidak lagi setelah kulihat komentator anonim itu hanya berkata .............. "sampah".
Teriris sobek robek hancur lebur sudah hatiku #kirakirabegitu
Sampah untuk my first try to be good. Sampah untuk semangat dari sahabat saya. Sampah untuk usaha kami meng-encourage diri supaya berani bermimpi dan berani menggapainya.
Komen satu orang ini cukup mempengaruhi kepercayadirian saya, dimana waktu itu memang saya gapunya sesuatu yang disebut dengan percaya diri, apalagi untuk sebuah tulisan. Tulisan saya jelek, I know that. Tapi ngga harus dikatain sampah juga kan? At least, appreciate my best friend. Appreciate our spirit to dream, to achieve, to live a better life than you!
Hiks hiks *puk puk dhy ._.
Komen itu terngiang-ngiang terus di mata, kuping, dan pikiran saya tentunya. Saya sempat berjanji tidak akan menulis lagi. Saya tidak mau membuka blog saya lagi. Saya kubur saja impian untuk membuat blog yang berkualitas.
Tapi oh tapi. Yang namanya panggilan alam jiwa mah ga akan kemana-mana, kalo emang udah jodoh haha :)
Ternyata saya emang ingin bener-bener shout out my mind, so here I am with my almost 3 years of trashbin.
Because I live my life, not others. I write my own blog, not others. So, none could stop me. As I understand, we could never please everyone.
Coba kalo trashbin ini orang, berarti trashbin ini emang pacar paling ngerti dan setia ecieh :')
Jadi begitulah asal muasal mengapa pacar blog ini bernama trashbin. Kasian sekali kamu nak. Tapi apalah arti sebuah nama, I'm still loving you, and always be :)


"Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu.
Dan sehabis itu, yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
leher yang akan lebih sering melihat ke atas,
lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja,
dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,
serta mulut yang akan selalu berdoa.
Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan serta mengejarnya,
bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah akan keadaan"
(5 cm, Donny Dirghantoro)

Dan buat kamu hey trashbin, jangan pernah bilang, 
"Tuhan aku punya masalah besar. Tapi katakanlah,
masalah besar, aku punya Tuhan."

Bismillah... :)



[ Read More ]

. . . . .
kalo lagi lemes gaenak badan gini, ingetnya mama deh.
dulu pernah cuma batuk biasa dan aku sih biasa aja cuek. tapi mama duh bawelnya nyuruh minum obat ini itu dan sebagainya. Gitu lho sayangnya orangtua sama anaknya.
hehe baik baik ya mama disana :)

dan ada satu kata bijak, siapa ya ini yang ngomong. entahlah, semoga dapet amal jariyah aja ini orang :)
" Beberapa orang bersyukur ketika mendapatkan sakit; beberapa menganggap sebagai nikmat. Tentu saja, karena sakit menghapus dosa serta meninggikan derajat. "


Lagi dan lagi. Selalu saja ada hal yang bisa disyukuri di hidup ini :)
[ Read More ]


"When does someone die?”
“Because of a gun.”
“No.”
“Because of disease.”
“No.”
“...Because of poisonous mushroom!”
“No. … Someone dies, when they are forgotten."

-From One Piece by Eiichiro Oda-
[ Read More ]

In other part of this world, people strive to get a decent life.
Meanwhile, here, you and I, we're only watching them. Feel sad but no idea to do.

I like your idea.
Why don't we so much thank God for everything on us
and make a change to make people
have equal chances to be happy (.)

\ ( ^ . ^ ) /
[ Read More ]

When Goodbye Seems to be the Hardest Word





[ Read More ]

"Tantangan adalah untuk orang-orang yang memilih jalur hidup yang tidak biasa."

Udah hapal banget sama slogan,
Do what you want,
do what you like,
do what you blah blah blah.

Easy to say.
But, not every people gifted the courage.

Meskipun katam "Laskar Pelangi", "Sang Pemimpi", "Golden Ways", "Negeri 5 Menara"
Bukan jaminan bahkan untuk lebih menumbuhkan keberanian bermimpi.
Bukan karena takut tak mampu merengkuh dayung.
Bukan karena takut gagal atau bangkrut.
Tapi mungkin saja, karena adanya zona menjanjikan yang relatif lebih aman.

Jadi inget, sama curhatannya guru SD atau SMP saya dulu di sela-sela mengajar.
Jawab, "Dulu saya pengennya jadi dokter, tapi ya karena ngga sanggup, ya jadi guru aja sekarang".

1 hal merambahi pikiran saya.
Hidup ini hanya sekali dan singkat. Akan sangat disayangkan, ketika seseorang tidak bisa menjadi apa yang diinginkannya.

Untuk konteks masalah guru saya yang belum sampai impiannya, mungkin ada beberapa hal yang menjadi konstrainnya.
Tapi satu pelajaran yang bisa saya petik, adalah untuk mulai bermimpi dan mengumpulkan nyali dari sekarang.
Zona yang aman cukup menjanjikan, tapi jika tidak sesuai passion dan mimpi?
Maka zona tersebut akan menjadi belenggu terhadap mimpi dan diri seseorang.
Peraturan, birokrasi, musuh, ancaman, resiko, bahkan orang yang dicintai sekalipun, bukan alasan bagi mimpi untuk dikubur, dibelenggu.

It's yourself who drive you to your dream.

Mengutip dari teori risk/ return trade off : the higher risk gives you the possibility of higher returns.

Mengutip pidato Steve Jobs pada acara kelulusan Stanford University.
Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma—which is living with the results of other people’s thinking. Don’t let the noise of others’ opinions drown our your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary.


-Be someone you wanna be-
[ Read More ]

Apakah hal di dunia ini yang paling berarti bagi Anda,
selain diri Anda sendiri dan orang lain di sekitar Anda?


Waktu
Karena ia adalah harta yang selalu berkurang.
[ Read More ]

#

Saya punya kendaraan,
tapi rusak, mogok.
Remuk, redam, tak berupa.
Hanya satu hal yang masih bagus,
Terpasang masih dengan sangat baik.







Spion.
[ Read More ]

entah kenapa ya, sekarang tiap jumat malam bawaannya jadi stres.
mungkin karena pengen banget bebas di weekend jadi harus membuat semua selesai malam ini juga :p

pelajaran hari ini : komitmen

k o m i t m e n
ups, sori sebelumnya.
postingan ini lagi ngga ngomongin komitmen dalam berumah tangga ya.
ini murni tentang komitmen saya.
atau mungkin kamu.
atau dia, mungkin mereka.

mengingatkan saya pada saat pertama saya menginjakkan kaki di bumi akademi tempat saya menimba ilmu saat ini.
dimana saya berdiri pasti mengibarkan bendera komitmen.
komitmen untuk kuliah selalu menjadi nomor satu.
komitmen organisasi biasanya nomor dua.
terkadang bisa ditukar tergantung kondisi dan prioritas.
setahun berlalu,
dua tahun terlewati,
inilah dua setengah tahun saya.
pada titik inilah dipertanyakan sebuah komitmen.
sebuah kosakata yang mungkin udah lama tidak terlalu terpatri di benak saya.

k o m i t m e n
hal yang sederhana
namun adalah sesuatu.
tanpa salah satu huruf dari kata tersebut,
maka tidak akan menjadi komitmen.
dia harus utuh.
maka jadilah suatu komitmen.

k o m i t m e n
sederhana.
namun menyakitkan bagi yang dikecewakan.
saya, mungkin telah mengecewakan.
dan saya akui, masalahnya ada pada komitmen.
terimakasih sudah mengingatkan.

k o m i t m e n
sederhana.
namun menyakitkan bagi yang dikecewakan.
saya, mungkin telah dikecewakan.
beberapa orang yang awalnya sangat saya andalkan,
ternyata tak mampu bertahan.
awalnya mungkin saya adalah prioritas.
kemudian menjadi nomor dua.
kemudian menjadi nomor tiga.
kemudian menjadi yang kesekian.

kecewa itu pasti.
namun tidak menyalahkan siapapun.
hanya sebagai refleksi diri.
sebagai perenungan untuk semakin jeli.
menjadikannya sebagai tantangan,
karena tantangan yang menciptakan kualitas.
[ Read More ]

I know, Just do it fun.
Just believe.
Sometimes blue, sometimes orange.
Sometimes smile, sometimes tears.
All things seems like a wheel.


Thanks, and big thanks for my friend.
May be if you read it, you know that this is your word.


"Now, i'm trying to understand the philosophy of wheel.
Is it real that life rotate just like a wheel? Sometimes up, sometimes down?
Whereas, it's all just about the position, right?

Well, wheel is just like "O" which include of axis circuit trellis that able to spin on its. Then if i choose at the outer end of the tyre of the wheel, then someday i will be at the top and bottom of the wheel position. It will occur as long as the wheel keep spinning.

Pasive, follow the spin. Unable to change the destiny.

Doesn't life exist to let you make some changes?

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS 13:11)

So, it's ok for me to choose not to be at the outer end of the tyre but at the axis of the wheel of life so i won't be trapped at either, up and down side, right?



Being at the centre of wheel means i have to be able to manage my wheel of life.. Being leader for myself so the wheel won't ever stop and keep spirit though i have to walk on the rocky road.


Then, where is your position now, Dhy?
I hope you can walk to your axis of your life wheel"




-words by Ricky-

PS : I will give you no compliment,
because i know you bored


Comment - may be we should be the rider
:)
[ Read More ]

Belakangan jadi inget terus ama quote dari sebuah novel yang baru-baru ini kubaca.

Seorang kakek yang memberi petuah kepada cucunya...
"Kamu tau nak, kapan kamu menjadi orang yang paling berarti? Ketika seseorang sangat mengharapkanmu." - dikutip dari novel Mengikuti Perjalanan Opa Mora

Tapi aku punya petuah sendiri nanggepin nasehat si kakek.
"Kamu tau nak, siapakah orang yang paling menyedihkan? Dia adalah orang yang tidak mampu mewujudkan harapan dari seseorang yang mengharapkannya." - dhyanadhy, 2011
[ Read More ]


Story of the Day.
Bersyukur banget, bisa dapet kesempatan baca cerita ini.
Awalnya tadi niatnya cuma mau bayar utang, eh liat buku kumpulan cerita Islami yang kayaknya bagus banget.
Dan di bawah ini, merupakan salah satu cerita yang paling berkesan. Yah, mohon maaf kepada abang Habiburrahman el Shirazy kalo saya copas untuk cerita yang satu ini. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi perenungan bagi siapapun yang membacanya :)

*******
Di tanah Kurdistan , ada seorang raja yang adil dan shalih. Dia memiliki seorang anak laki-laki yang tampan, cerdas, dan pemberani. Saat-saat paling menyenangkan bagi sang raja adalah ketika dia mengajari anaknya itu membaca Al-Quran. Sang raja juga menceritakan kepadanya kisah-kisah kepahlawanan para panglima dan tentaranya di medan pertempuran. Anak raja yang bernama Said itu, sangat gembira mendengar penuturan kisah ayahnya. Si kecil Said akan merasa jengkel jika di tengah-tengah ayahnya bercerita, tiba-tiba ada orang yang memutuskannya. Terkadang, ketika sedang asyik mendengarkan cerita ayahnya tiba-tiba pengawal masuk dan memberitahukan ada tamu penting yang harus ditemui oleh raja. Sang raja tahu apa yang dirasakan anaknya. Maka, dia memberi nasihat kepada anaknya, “Said, Anakku, sudah saatnya kamu mencari teman sejati yang setia dalam suka dan duka. Seorang teman baik, yang akan membantumu untuk menjadi orang baik. Teman sejati yang bisa kau ajak bercinta untuk surga."
Said tersentak mendengar perkataan ayahnya. "Apa maksud Ayah dengan teman yang bisa diajak bercinta untuk surga?” tanyanya dengan nada penasaran.
"Dia adalah teman sejati yang benar-benar mau berteman denganmu, bukan karena derajatmu, tatapi karena
kemurnian cinta itu sendiri, yang tercipta dari keikhlasan hati. Dia mencintaiumu karena Allah. Dan Dengan dasar itu kau pun bisa mencintainya dengan penuh keikhlasan karena Allah. Kekuatan cinta kalian akan melahirkan kekuaan dahsyat yang membawa manfaat dan kebaikan. Kekuatan cinta itu juga akan bersinar dan membawa kalian masuk surga."
"Bagaimana cara mencari teman seperti itu, Ayah?" tanya Said.
Sang raja menjawab, "Kamu harus menguji orang yang hendak kau jadikan teman. Ada sebuah cara menarik
untuk menguji mereka. Undanglah siapapun yang kau anggap cocok menjadi temanmu untuk makan pagi di sini, di rumah kita. Jika sudah sampai di sini, ulurlah dan perlamalah waktu penyajian makanan. Biarkan mereka semakin lapar. Lihatlah kemudian apa yang mereka perbuat. Saat itu, rebuslah tiga buitr telur. Jika dia tetap bersabar, hidangkanlah tiga telur itu kepadanya. Lihatlah, apa yang kemudian mereka perbuat! Itu cara yang paling mudah bagimu. Syukur jika kau bisa mengetahui perilakunya lebih dari itu."
Said sangat gembira mendengar nasihat ayahnya. Dia pun mempraktekkan cara mencari teman sejati yang cukup aneh itu. Mula-mula ia mengundang anak-anak para pembesar kerajaan satu per satu. Sebagian besar dari mereka marahmarah karena hidangnya tidak keluar-keluar. Bahkan, ada yang pulang tanpa pamit dengan hati kesal, ada yang memukul-mukul meja, ada yang melontarkan kata-kata tidak terpuji, memaki-maki karena terlalu lama menunggu hidangan.


Diantara teman anak raja itu, ada seorang bernama Adil. Dia anak seorang menteri. Said melihat sepertinya Adil anak yang baik hati dan setia. Maka dia ingin mengujinya. Diundanglah Adil untuk makan pagi. Adil memang menunggu keluarnya hidangan dengan setia. Setelah dirasa cukup, Said mengeluarkan sebuah piring berisi tiga telur rebus.
Melihat itu, Adil berkata keras,"Hanya ini sarapan kita? Ini tidak cukup mengisi perutku!"
Adil tidak mau menyentuh telur itu. Dia pergi begitu saja meniggalkan Said sendirian. Said diam. Dia tidak perlu meminta maaf kepada Adil karena meremehkan makanan yang telah dia rebus dengan kedua tangannya. Dia mengerti bahwa Adil tidak lapang dada dan tidak cocok untuk menjadi teman sejati.
Hari berikutnya, dia mengundang anak seorang saudagar terkaya. Tentu saja anak saudagar itu sangat senang
mendapat undangan makan pagi dari anak raja. Malam harinya, sengaja ia tidak makan dan melaparkan perutnya agar paginya bisa makan sebanyak mungkin. Dia membayangkan makanan anak raja pasti enak dan lezat. Pagi-pagi sekali, anak saudagar kaya itu telah datang menemui Said. Seperti anak-anak sebelumnya, dia menunggu waktu yang lama sampai makanan keluar. Akhirnya, Said membawa piring dengan tiga telur rebus di atasnya.
"Ini makanannya, saya ke dalam dulu mengambil air minum." Kata Said seraya meletakkkan piring itu di
atas meja. Lalu, Said masuk kedalam. Tanpa menunggu lagi, anak saudagar itu langsung malahap satu persatu telur itu. Tidak lama kemudian, Said keluar membawa dua gelas air putih. Dia melihat ke arah meja ternyata tiga telur itu telah lenyap.
Ia kaget.
"Mana telurnya?" tanya Said pada anak saudagar.
"Telah aku makan."
"Semuanya?"
"Ya, habis aku lapar sekali."
Melihat hal itu Said langsung tahu bahwa anak saudagar itu juga tidak bisa dijadikan teman setia. Dia tidak setia. Tidak bisa merasakan suka dan duka bersama. Sesungguhnya, Said juga belum makan apa-apa.
Said merasa jengkel kapada anak-anak di sekitar istana. Mereka semua mementingkan diri sendiri. Tidak setia kawan. Tidak bisa merasakan suka dan duka bersama. Akhirnya, Said meminta izin kepada ayahnya untuk pergi mencari teman sejati.
****
Akhirnya, Said berpikir untuk mencari teman di luar istana. Kemudian, mulailah Said berpetualang melewati hutan,ladang, sawah, dan kampung-kampung untuk mencari seorang teman yang baik. Sampai akhirnya, di suatu hari yang cerah, dia bertemu dengan anak seorang pencari kayu yang berpakaian sederhana.
Anak itu sedang memanggul kayu bakar. Said mengikutinya diam-diam sampai anak itu tiba di gubuknya. Rumah dan pakaian anak itu menunjukkan bahwa dia sangat miskin. Namun, wajah dan sinar matanya memancarkan tanda kecerdasan dan kebaikan hati. Anak itu mengambil air wudhu, lalu shalat dua rakaat. Said memerhatikannya dari balik rumpun pepohonan.
Selesai salat, Said datang dan menyapa, "Kawan, kenalkan namaku Said. Kalau boleh tahu, namamu siapa? Kau tadi shalat apa?"
"Namaku Abdullah. Tadi itu shalat dhuha."
Lalu, Said meminta anak itu agar bersedia bermain dengannya dan menjadi temannya.
Namun, Abdullah menjawab, "Kukira kita tidak cocok menjadi teman. Kau anak orang kaya, malah mungkin anak bangsawan. Sedangkan aku, anak miskin. Anak seorang pencari kayu bakar."
Said menyahut,"Tidak baik kau mengatakan begitu. Mengapa kau membeda-bedakan orang? Kita semua adalah hamba Allah. Semuanya sama, hanya takwa yang membuat orang mulia di sisi Allah. Apa aku kelihatan seperti anak yang jahat sehingga kau tidak mau berteman denganku? Kau nanti bisa menilai, apakah aku cocok atau tidak menjadi temanmu."
"Baiklah kalau begitu, kita berteman. Akan tetapi, dengan syarat hak dan kewajiban kita sama, sebagai teman
yang seia-sekata."
Said menyepakati syarat yag diajukkan oleh anak pencari kayu itu. Sejak hari itu, mereka bermain bersama; pergi ke hutan bersama ,memancing bersama, dan berburu kelinci bersama. Anak tukang kayu itu mengajarinya berenang di sungai, menggunakan panah dan memanjat pohon di hutan. Said sangat gembira sekali berteman dengan anak yang cerdas, rendah hati, lapang dada dan setia. Akhirnya, dia kembali ke istana dengan hati gembira.
Hari berikutnya, anak raja itu berjumpa lagi dengan teman barunya. Anak pencari kayu itu langsung mengajaknya makan di gubuknya. Dalam hati, Said merasa kalah, sebab sebelum dia mengundang makan, dia telah diundang makan. Di dalam gubuk itu, mereka makan seadanya, sepotong roti, garam, dan air putih. Namun, Said makan dengan sangat lahap. Ingin sekali rasanya dia minta tambah kalau tidak mengingat, siapa tahu anak pencari kayu ini sedang mengujinya. Oleh karena itu, Said merasa cukup dengan apa yang diberikan kepadanya.
Selesai makan, Said mengucapkan hamdalah dan tersenyum. Setelah itu, mereka kembali bermain. Said banyak menemukan hal-hal baru di hutan, yang tidak dia dapatkan di dalam istana. Oleh temannya itu dia diajari untuk mengenali dan membedakan jenis dedaunan dan buah-buahan di hutan; antara daun dan buah yang bisa dimakan, yang bisa dijadikan obat, serta yang beracun.
"Dengan mengenal jenis buah dan dedaunan di hutan secara baik, kita tidak akan repot jika suatu kali tersesat. Persediaan makanan ada di sekitar kita. Inilah keagungan Allah!" kata anak pencari kayu.
Seketika itu, Said tahu bahwa ilmu tidak hanya dia dapat dari madrasah seperti yang ada di ibukota kerajaan ilmu ada di mana-mana. Bahkan, di hutan sekalipun. Hari itu, Said banyak mendapatkan pengalaman berharga.
Ketika matahari sudah condong ke Barat, Said berpamitan kepada sahabatnya itu untuk pulang. Tidak lupa, Said mengundangnya makan di rumahnya besok pagi. Lalu, dia memberikan secarik kertas pada temannya itu.
"Pergilah ke ibu kota , berikan kertas ini kepada tentara yang kau temui di sana . Dia akan mengantarkanmu ke rumahku," kata Said sambil tersenyum.
"Insya Alloh aku akan datang." Jawab anak pencari kayu itu.
*****
Pagi harinya, anak pencari kayu sampai juga di istana. Dia sama sekali tidak menyangka kalau Said adalah anak raja. Mulanya, dia ragu untuk masuk istana. Akan tetapi, jika mengingat kebaikan dan kerendahan hati Said selama ini, dia berani masuk juga. Said menyambutnya dengan hangat dan senyum gembira. Seperti anak-anak sebelumnya yang telah hadir di ruang makan itu. Said pun menguji temannya ini. Dia membiarkannya menunggu lama sekali. Namun, anak pencari kayu itu sudah terbiasa lapar. Bahkan, dia pernah tidak makan selama tiga hari. Atau, terkadang makan daun-daun mentah saja. Dia hanya berpikir, seandainya semua anak bangsawan bisa sebaik anak raja ini, tentu dunia akan tentram. Selama ini, dia mendengar bahwa anak-anak pembesar kerajaan senang hura-hura. Namun, dia menemukan seorang
anak raja yang santun dan shalih. Akhirnya, tiga butir telur masak pun dihidangkan. Said mempersilahkan temannya untuk memulai makan. Anak pencari kayu bakar itu mengambil satu. Lalu, dia mengupas kulitnya pelan-pelan. Sementara Said mengupas dengan cepat dan menyantapnya. Lalu dengan sengaja Said mengambil yang ketiga, mengupasnya dengan cepat dan melahapnya. Temannya selesai mengupas telur. Said ingin melihat apa yang akan dilakukan temannya dengan sebutir telur itu, apakah akan dimakannya sendiri atau?"
Anak miskin itu mengambil pisau yang ada di dekat situ. Lalu, dia membelah telur itu jadi dua. Yang satu dia pegang dan yang satunya lagi, dia berikan kepada Said. Tidak ayal lagi, Said menangis terharu. Lalu Said pun memeluk anak pencari kayu bakar itu erat-erat seraya berkata. "Engkau teman sejatiku! Engkau teman sejatiku! Engkau temanku masuk surga."
Sejak itu, keduanya berteman dan bersahabat dengan sangat akrab. Persahabatan meraka melebihi saudara kandung. Mereka saling mencintai dan saling menghormati karena Alloh swt. Karena kekuatan cinta itu mereka bahkan sempat bertahun-tahun mengembara bersama untuk belajar dan berguru kepada para ulama yang tersebar di Turki, di Syiria, di Irak, di Mesir dan di Yaman. Setelah berganti bulan dan tahun, akhirnya keduanya tumbuh dewasa. Raja yang adil, ayah Said meninggal dunia. Akhirnya, Said diangkat menjadi raja untuk menggantikan ayahnya. Menteri yang pertama kali dia pilih adalah Abdullah, anak pencari kayu itu. Abdullah pun benar-benar menjadi teman seperjuangan dan penasihat raja yang tiada duanya. Meskipun telah menjadi raja dan menteri, keduanya masih sering malakukan shalat tahajud dan membaca Al-Quran bersama. Kecerdasaan dan kematangan jiwa keduanya mampu membawa kerajaan itu maju, makmur, dan jaya.

Dikutip dari sebuah karya Habiburrahman El Shirazy

[ Read More ]

Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada keluhan tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka.
Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan porsi besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis dari porselin, plastik, gelas kristal, gelas biasa, beberapa di antaranya gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah, dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.
Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan: "Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami."
Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus, bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukan cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain. Sekarang perhatikan hal ini: hati kita bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi adalah cangkirnya. Sering kali karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.
~~~~~

Iya iyaa, maaf agak copas :p
Udah lama pengen ngepost cerita ini.
Mungkin udah ga asing lagi ama cerita ini.
Tapi tetep aja, cerita ini paling ngena,
paling aku inget esensinya.
Mungkin karena cerita ini yang akhirnya ikut mengubah hidupku.
Dan perlu diketahui,
saat ini gelasku adalah gelas yang biasa saja.
Walaupun bukan gelas porselen, bukan gelas mahal,
bukan gelas impor, bukan gelas cantik.
Namun, kali ini kopinya sangat nikmat.
Sedap disantap anget-anget di pagi hari ditemani sebuah koran,
hmmmm :)
Yah, mungkin bukan gelas terindah,
bukan kopi ternikmat juga,
paling tidak mencoba belajar untuk menikmati setiap tegukan kopinya.
Semoga kamu dan siapapun,
dapat menemukan gelas terindah,
dan kopinya yang ternikmat :)


[ Read More ]

Dapet milis yang bagus,motivatif,dan semoga sejalan dengan misi kita untuk menjadi orang-orang yang lebih baik. Biar ga lupa, saya sengaja kopas untuk jadi reminder dan bahan pembelajaran kita bersama :)

Insya Allah berikut inilah orang
- orang yang didoakan oleh para malaikat :
1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si suha karena tidur dalam keadaan suci". (Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat. Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'" (Imam Muslim ) meriwayatkan dari Abu Hurairah keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah,
ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'" (Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)

3. Orang - orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4. Orang - orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf). Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf" (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah. Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu". (Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat. Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat
shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7. Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah. Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan
orang yang didoakan. Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'" (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., Shahih Muslim no. 2733)

9. Orang - orang yang berinfak.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'" (Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang - orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa "sunnah" (Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (Imam Ahmad malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga
shubuh"
[ Read More ]

3 L

life is about three things

LIVE LOVE LET

living with others on earth (or maybe on Mars next time :p)
then
love someone else (family, friends, boyfriend/girlfriend, teacher, neighbour)
then
you have to let someone you love to love someone else or rest in peace

it's a common point of view about life
why dont we change it upside down

let them by smile and forgiveness so you can love another ones and somebody else love you then you can live your life happily


[ Read More ]

frustated
stressed
complicated

it's a reason for all people to suicide
should i?

i should have been doing that
for  long long time ago
in fact, now i'm writing this note
because after all
i thank to Allah swt
"thank you for stopped me suicide, life seems much more beautiful now"

and now
even if life is so complicated and emotional
i have no reason to end my life

^,^
[ Read More ]

teringat sebuah kutipan dari seorang teman :
seorang bayi lahir dibiarkan menangis sedangkan orang-orang bahagia.
seseorang mati membiarkan orang-orang menangis sedangkan ia bahagia.


di dunia ini manusia mati-matian memperjuangkan hidup
namun sesungguhnya ia hidup semakin mendekati kematian

dengan landasan inilah
manusia mencari caranya untuk hidup

*teruntuk seorang sahabat yang sedang berduka hari ini
tetap tegar yaa
tetap jadi orang yang kuat
i know you're the (wo)man ^_^
[ Read More ]