akal pikiran saya saat ini diibaratkan komputer
dengan CPU yang lagi nge-hang
kena virus
kinerja komputer jadi lemot
file-file jadi ketambahan ekstensi (.exe)
folder-foldernya jadi kedobel-dobel
pas lagi ngerjaen proyek pake Ms. Word,
muncul dialog End Now ato Cancel
yasuda pilih End Now saja
kayaknya virus ini lebih parah dari Worm atau Trojan
udah dicoba diformat
udah bersih
tapi virusnya bandel
betah banget nangkring di sini
saya give-up
kumohon wahai virus
mungkin anda merasa nikmat ngendon di hardware atau software saya
mungkin berada di inang itu menyuburkan anda
saya tahu itu berarti buat anda
tapi saya mohon
jangan pilih saya sebagai inang anda
saya cuma pengen hidup tenang
[ Read More ]
dengan CPU yang lagi nge-hang
kena virus
kinerja komputer jadi lemot
file-file jadi ketambahan ekstensi (.exe)
folder-foldernya jadi kedobel-dobel
pas lagi ngerjaen proyek pake Ms. Word,
muncul dialog End Now ato Cancel
yasuda pilih End Now saja
kayaknya virus ini lebih parah dari Worm atau Trojan
udah dicoba diformat
udah bersih
tapi virusnya bandel
betah banget nangkring di sini
saya give-up
kumohon wahai virus
mungkin anda merasa nikmat ngendon di hardware atau software saya
mungkin berada di inang itu menyuburkan anda
saya tahu itu berarti buat anda
tapi saya mohon
jangan pilih saya sebagai inang anda
saya cuma pengen hidup tenang
looking at you
far far away behind you
and i just let you not to realize
something happened
but i don't know what is it
i have to find the answer
but i have no way
the wind whispered
there were you and i
i tried
i tried
i tried
found the answer
you talked
you are silent
and i do nothing
sitting on my chair
looking at you
[ Read More ]
far far away behind you
and i just let you not to realize
something happened
but i don't know what is it
i have to find the answer
but i have no way
the wind whispered
there were you and i
i tried
i tried
i tried
found the answer
you talked
you are silent
and i do nothing
sitting on my chair
looking at you
this is saturday,
but it isn't such a fresh day.
dimulai dengan asistensi Ekonomi dan Tekno Ekonomi di kost butet.
rampung itu, lanjut ke mata kuliah laen yang ga kalah seru, Matematika 2.
diskusi ma temen-temen sedikit banyak memberi pencerahan namun tetap saja merasa sesat,
hehehe
merasa lelah otak dan batin gara-gara ngutak-atik rumus,
saya dan teman saya (mbak ning) cabut aja menuju rumah kesekian kami, basecamp fiagra.
niatnya belajar dengan teman yang berbeda, namun hasilnya malah nge-game dulu.
hahaha, seru, asik, menghilangkan penat utk sementara (that's what's friends are for ^^)
kemudian merasa cukup dengan game, kami beralih ke kertas-kertas yg tadi sempat membuat penat.
satu soal : "wah, ko bisa gini", "duh, gimana sih?"
soal kedua : "lho, ini punya adit salah ya?", "lho, basicnya gmn sih ini?"
soal ketiga, soal keempat ==> arrrgghhhhhh
tiba-tiba ada makanan datang. lumayan, lebihan event, cukup buat ngilangin stress.
tiap kali buntu dengan soal, saya menyuap nasi plus ayamnya.
coba liat soal lagi, buntu lagi, santap lagi.
liat soal lagi, nihil, babat abis aja dah makanan, saya pasrah hahaha
ngliat 'kasus' stres - makan - stres - makan,
temen2 nyeletuk, "emang kalo lagi stress, pgennya maemm mulu"
dan temen yang laen (mbak ning) nyeletuk.
celetukan kali ini lumayan bermutu dan membuat saya berpikir : "oiya juga yaa"
katanya kurang lebih begini : ketika bayi menangis, maka sang ibu akan menyusuinya, padahal belum tentu bayi tsb emg pengen susu. tapi dikasi susu, kalem juga tu bayi. begitu juga ketika manusia saat gedenya. stress/bete/PMS/kesel, maka salah satu pelampiasannya adalah memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya (makan)
mungkin utk sebagian orang, kasus ini tidak berlaku.
misalnya :
patah hati = ga nafsu maem
==> kasus ini dia memang tidak mengonsumsi makanan, tapi dia membutuhkan konsumsi motivasi dan semangat
bokek = ga makan apa2, namanya juga bokek
==> kasus ini, dia mengonsumsi belas kasihan orang lain. atau paling tidak, mengonsumsi air putih.
yaapp, artikel ini saya buat pukul 22.30 lewat, abis ngutak-utik rumus matematika, sisa 5 watt.
jadi mohon koreksinya, kalo ada waktu akan saya perbarui posting ini.
mohon maap kalo rada maksa, tapi saya yakin anda pembaca yg cerdas sehingga dapat menangkap maksud artikel ini.
terimakasih,
selamat hidup ! ^^
[ Read More ]
but it isn't such a fresh day.
dimulai dengan asistensi Ekonomi dan Tekno Ekonomi di kost butet.
rampung itu, lanjut ke mata kuliah laen yang ga kalah seru, Matematika 2.
diskusi ma temen-temen sedikit banyak memberi pencerahan namun tetap saja merasa sesat,
hehehe
merasa lelah otak dan batin gara-gara ngutak-atik rumus,
saya dan teman saya (mbak ning) cabut aja menuju rumah kesekian kami, basecamp fiagra.
niatnya belajar dengan teman yang berbeda, namun hasilnya malah nge-game dulu.
hahaha, seru, asik, menghilangkan penat utk sementara (that's what's friends are for ^^)
kemudian merasa cukup dengan game, kami beralih ke kertas-kertas yg tadi sempat membuat penat.
satu soal : "wah, ko bisa gini", "duh, gimana sih?"
soal kedua : "lho, ini punya adit salah ya?", "lho, basicnya gmn sih ini?"
soal ketiga, soal keempat ==> arrrgghhhhhh
tiba-tiba ada makanan datang. lumayan, lebihan event, cukup buat ngilangin stress.
tiap kali buntu dengan soal, saya menyuap nasi plus ayamnya.
coba liat soal lagi, buntu lagi, santap lagi.
liat soal lagi, nihil, babat abis aja dah makanan, saya pasrah hahaha
ngliat 'kasus' stres - makan - stres - makan,
temen2 nyeletuk, "emang kalo lagi stress, pgennya maemm mulu"
dan temen yang laen (mbak ning) nyeletuk.
celetukan kali ini lumayan bermutu dan membuat saya berpikir : "oiya juga yaa"
katanya kurang lebih begini : ketika bayi menangis, maka sang ibu akan menyusuinya, padahal belum tentu bayi tsb emg pengen susu. tapi dikasi susu, kalem juga tu bayi. begitu juga ketika manusia saat gedenya. stress/bete/PMS/kesel, maka salah satu pelampiasannya adalah memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya (makan)
mungkin utk sebagian orang, kasus ini tidak berlaku.
misalnya :
patah hati = ga nafsu maem
==> kasus ini dia memang tidak mengonsumsi makanan, tapi dia membutuhkan konsumsi motivasi dan semangat
bokek = ga makan apa2, namanya juga bokek
==> kasus ini, dia mengonsumsi belas kasihan orang lain. atau paling tidak, mengonsumsi air putih.
yaapp, artikel ini saya buat pukul 22.30 lewat, abis ngutak-utik rumus matematika, sisa 5 watt.
jadi mohon koreksinya, kalo ada waktu akan saya perbarui posting ini.
mohon maap kalo rada maksa, tapi saya yakin anda pembaca yg cerdas sehingga dapat menangkap maksud artikel ini.
terimakasih,
selamat hidup ! ^^
besok mau ujian.
sekarang belum paham materi.
sedangkan lagi banyak pikiran dan masalah.
terus, mesti gimana dong ?
1. niat dan berdoa
2. pasang target dengan jelas
=> misalnya : nilai mata pelajaran / mata kuliah ini kudu A atau 95. kalo perlu tempel di depan kening, atau tempel di kaca.
3. pinggirkan masalah sebentar
=> buat prioritas dengan cara mempertimbangkan keuntungan dan kerugian serta sebab akibatnya.
4. FOKUS !!!
ganbatte
[ Read More ]
sekarang belum paham materi.
sedangkan lagi banyak pikiran dan masalah.
terus, mesti gimana dong ?
1. niat dan berdoa
2. pasang target dengan jelas
=> misalnya : nilai mata pelajaran / mata kuliah ini kudu A atau 95. kalo perlu tempel di depan kening, atau tempel di kaca.
3. pinggirkan masalah sebentar
=> buat prioritas dengan cara mempertimbangkan keuntungan dan kerugian serta sebab akibatnya.
4. FOKUS !!!
ganbatte
tipe manusia itu macem-macem .
ada yang baiknya minta ampun,
ada yang teganya oh teganyaaa, hehehe
dan kali ini saya punya teman.
sebenarnya saya belum begitu kenal sama dia.
tapi sedikit banyak saya bisa menyimpulkan sedikit sifatnya.
itung2 belajar observasi dan melihat karakter orang.
tapi bener ga yaa hasilnya ?
kita lihat saja nanti .
1. Tidak egois
=> tidak memaksakan kehendak, ia membiarkan orang lain nyaman dengan pilihannya. selain itu, tidak memikirkan dirinya sendiri tapi juga orang lain. bisa dilihat dari diksi yang digunakannya.
2. Pintar
=> kata orang dia pintar. saya tidak tau pasti. namun, saya bisa melihat ia adalah orang yang belajar. dia sendiri pernah mengatakan ingin belajar.
3. Sebenarnya dia orang yang tenang, tapi sepertinya ia tidak tahan berlama-lama dengan orang yang blm begitu dekat dengannya
=> menanyakan dan berbicara hal-hal yang perlu saja, menanyakan hal-hal yang terstruktur dan terkesan standar, nada bicara agak tergesa, mengucapkan terimakasih dan segera berlalu (kadang berlari)
4. Kalem, gak neko-neko
=> intensitas yang minim (mendekati nol) dalam hal berbicara dan tampil di depan
5. Berbakat, memiliki potensi, namun low profile
=> tenang menghanyutkan. yang gini ini yang langka.
jadi itulah, kesimpulan yang bisa saya ambil dari temen saya ini,
dilihat dari tingkah laku, tata bahasa (penggunaan diksinya dalam percakapan), tata krama, dan auranya.
yaa, namanya juga baru kenal tadi sore.
belum banyak yang bisa saya tahu dari temen saya ini.
masi newbie juga dalam observasi karakter orang.
makanya saya mau belajar.
semoga saja perkiraan saya ini benar, hehehe :D
[ Read More ]
ada yang baiknya minta ampun,
ada yang teganya oh teganyaaa, hehehe
dan kali ini saya punya teman.
sebenarnya saya belum begitu kenal sama dia.
tapi sedikit banyak saya bisa menyimpulkan sedikit sifatnya.
itung2 belajar observasi dan melihat karakter orang.
tapi bener ga yaa hasilnya ?
kita lihat saja nanti .
1. Tidak egois
=> tidak memaksakan kehendak, ia membiarkan orang lain nyaman dengan pilihannya. selain itu, tidak memikirkan dirinya sendiri tapi juga orang lain. bisa dilihat dari diksi yang digunakannya.
2. Pintar
=> kata orang dia pintar. saya tidak tau pasti. namun, saya bisa melihat ia adalah orang yang belajar. dia sendiri pernah mengatakan ingin belajar.
3. Sebenarnya dia orang yang tenang, tapi sepertinya ia tidak tahan berlama-lama dengan orang yang blm begitu dekat dengannya
=> menanyakan dan berbicara hal-hal yang perlu saja, menanyakan hal-hal yang terstruktur dan terkesan standar, nada bicara agak tergesa, mengucapkan terimakasih dan segera berlalu (kadang berlari)
4. Kalem, gak neko-neko
=> intensitas yang minim (mendekati nol) dalam hal berbicara dan tampil di depan
5. Berbakat, memiliki potensi, namun low profile
=> tenang menghanyutkan. yang gini ini yang langka.
jadi itulah, kesimpulan yang bisa saya ambil dari temen saya ini,
dilihat dari tingkah laku, tata bahasa (penggunaan diksinya dalam percakapan), tata krama, dan auranya.
yaa, namanya juga baru kenal tadi sore.
belum banyak yang bisa saya tahu dari temen saya ini.
masi newbie juga dalam observasi karakter orang.
makanya saya mau belajar.
semoga saja perkiraan saya ini benar, hehehe :D
hampir 18 tahun
ya, waktu yang lama tapi juga sebentar.
waktu yang lama untuk tidak melakukan apapun.
waktu yang sebentar untuk berbuat kebaikan.
hampir 18 tahun
mondar mandir di atas bumi
tapi ujung jalanpun belum sampai
hampir 18 tahun
lima jenjang uda dilewati
TK SD SMP SMA kuliah
tapi hanya bisa menganggap 1 orang sebagai sahabat yang sesungguhnya
hampir 18 tahun
mencoba tuk mendefinisikan tujuan hidup
namun bagaikan formula 1/0
hampir 18 tahun
akankah berakhir pada 1 kesimpulan = buang-buang waktu ?
[ Read More ]
ya, waktu yang lama tapi juga sebentar.
waktu yang lama untuk tidak melakukan apapun.
waktu yang sebentar untuk berbuat kebaikan.
hampir 18 tahun
mondar mandir di atas bumi
tapi ujung jalanpun belum sampai
hampir 18 tahun
lima jenjang uda dilewati
TK SD SMP SMA kuliah
tapi hanya bisa menganggap 1 orang sebagai sahabat yang sesungguhnya
hampir 18 tahun
mencoba tuk mendefinisikan tujuan hidup
namun bagaikan formula 1/0
hampir 18 tahun
akankah berakhir pada 1 kesimpulan = buang-buang waktu ?
"Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah tergolong orang yang beruntung, Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin dialah tergolong orang yang merugi dan Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin dialah tergolong orang yang celaka" (hadist Rasulullah)
hari ini, hari setelah kemarin.
hari yang tidak jauh beda dengan hari-hari sebelumnya.
bangun pagi, kamar mandi, solat subuh, mandi, sarapan, kuliah, pulang, bangun pagi, kamar mandi, pulang lagi.
semua sama saja.
entah sampai kapan ia akan bertahan dalam monotonous ini.
terkadang ia bosan,
namun ia masih berusaha melihat sesuatu yang lebih bernilai di hidupnya.
oiya, dari kemarin kita bicara tentang 'ia'.
namun apakah anda tau siapa ia?
sayang sekali ia tak ingin disebut namanya.
tapi saya akan membocorkannya kepada anda.
berjanjilah untuk tidak mengatakannya pada siapapun.
oke? :)
sebut saja ia Miss C.
kembali tentang kemonotonan hidupnya.
ada satu hal yang membuat Ms. C membuka matanya lebih lebar,
namun membuatnya menderita gangguan konsentrasi.
lagi-lagi orang itu,
Mr. X.
Mr. X sama sekali tidak mengganggunya.
Mr. X sama sekali tidak mencuri apapun darinya.
Mr. X sama sekali tidak menyentuhnya.
namun kehadirannya belakangan ini,
telah menganggunya,
mengganggu ritme hidupnya yang sedang ia tata kembali.
kehadirannya belakangan ini,
telah mencuri sesuatu darinya,
mencuri sedikit akal sehatnya.
kehadirannya belakangan ini,
telah menyentuh sebagian dari harmoninya
menyentuh rasa penasarannya,
misterius.
suatu hari Ms. C sedang duduk sendiri di ruang tunggu
banyak orang sedang bercakap
beberapa sedang terpaku menatap layar laptop dipangkuannya
beberapa hanya bersliweran.
Ms. C sendiri sedang terpaku dengan telepon seluler di genggamannya,
sambil menatap jam di telepon tersebut.
ia berharap,
jam 9 segera berlalu,
agar ia bisa menemukan sesuatu yang ia tunggu di situ.
tak selang berapa lama,
beberapa orang mulai lewat
dan ia menemukannya di situ.
Mr. X sedang berjalan.
entah ia melihat dirinya atau tidak.
yang terpenting saat itu,
Ms. C tak melepaskan pandangannya.
ia masih berusaha mencari sesuatu yang ia harap bisa ia temukan di lelaki itu.
lelaki itu berbalik, hanya punggungnya yang terlihat.
namun Ms. C tetap tak mampu melepaskan pandangannya.
ia berharap bisa menemukan sesuatu.
namun, nihil.
semakin dipikirnya, semakin ingin mati saja dia.
sampai akhirnya lelaki itu pergi,
Ms. C tetap tak mampu menemukan jawaban.
jawaban dari pertanyaan
yang ia tanyakan pada dirinya sendiri.
yang ia tanyakan pada dirinya sendiri.
sekarang, rabu, 17 maret 2010
sudah 35 hari blog ini terlantar, maapkan saya yaa, hehe
bole dong, saya nyapa blog ini bentar :p~
[ Read More ]
sudah 35 hari blog ini terlantar, maapkan saya yaa, hehe
bole dong, saya nyapa blog ini bentar :p~
:
hari ini hari rabu.
hari yang tidak jauh beda dengan hari-hari sebelumnya.
bulan februari udah berlalu,
dan hari-hari berat udah berhasil dia lewati :)
dan sekarang,
dalam keadaan yang jauh lebih baik,
ia siap bangkit,
siap berjalan lagi,
perlahan tapi pasti.
beberapa hari yang lalu,
ia bertemu dengan seseorang.
saat itulah ia menyadari ada manusia itu di bumi ini.
sebut saja seseorang itu Mr. X.
bukan orang eksis,
pendiam,
kalem,
tak banyak orang mengenalnya.
well, Mr. X bagaikan bayangan.
si dia tidak membenci Mr. X,
tapi Mr. X memberinya sebuah misteri.
kini kebingungan melandanya lagi,
meski hal ini tidak terlalu menyita pikirannya.
ia masih blum memilih jalannya.
ia masih terdiam, sambil menikmati detak waktu yang terus melaju.
kapankah misteri ini kan terungkap?kini kebingungan melandanya lagi,
meski hal ini tidak terlalu menyita pikirannya.
ia masih blum memilih jalannya.
ia masih terdiam, sambil menikmati detak waktu yang terus melaju.